Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)
Di tengah ruangan duduklah seorang figur, membelakangi mereka, jubahnya menjuntai ke lantai seperti bayangan cair.
"Kau kembali, K," suara itu—suara perempuan—tidak terdengar tua, tetapi juga bukan muda. Ia seperti gema ribuan suara yang berbicara menjadi satu.
"Aku membawa mereka, Kara," jawab K. "Yang manusia sebut—"
"Zero," potong suara itu.
Fabio merasa darahnya membeku. Suara Kara tidak meninggi, tidak berbisik, tapi menusuk lurus ke dalam pikirannya. Ia belum menoleh, tetapi ia sudah tahu. Sudah menunggu.
Hot Chapters