Putra Putri Bunga
“Lentera di tanganmu adalah kunci, saat kau menekan warna tertentu, lentera lain yang ada di sekitarnya akan menyala dengan warna yang sama. Ada dua pilihan warna, jika kau menerima perasaanku maka nyalakan warna biru, jika tidak maka pilihlah yang putih.”
Lily memejamkan mata beberapa saat sebelum akhirnya melangkah ke pondok. Taman labirin ini gelap gulita dan hanya sedikit cahaya dari depan vila yang membuat suasana menjadi remang-remang. Lily menghela napas panjang sembari memegang erat lentera. Dia sendiri merasa bingung soal jawaban yang akan dia berikan, tapi membiarkan pria itu menunggunya terlalu lama juga membuatnya tidak nyaman. Dia pria yang baik, hati Lily berbisik, membuatnya t
Bab Populer