SUJUD TERAKHIR EMAK
Anik Safitripemuas emak emakcerita ngemut nenensaung emak gila
“Terima kasih, Paklik… sungguh, saya tidak akan main-main dengan Sita.”
Pak Narto menghela napas panjang, kali ini lebih lega. Agung menatap Arman lama, lalu tersenyum samar, meski jelas masih ada berat di hatinya, ia bisa menerima. Farhan diam-diam ikut mengusap dada, lega melihat ketegangan yang sempat hampir pecah kini berubah jadi penerimaan.