RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)
Udara yang dingin menyusup melalui kisi-kisi jendela kamar, membuai Rinai yang mulai mengantuk, mungkin terlalu lelah memikirkan sikap Kenshi juga rasa sakit di perutnya, wanita itu pun terlelap.
Setelah puas melihat video Adelia yang dikirim Nailah, Kenshi menatap Rinai yang tertidur di tas brankar. Dari sofa yang dia duduki, bisa melihat dengan jelas wajah wanitanya. Kecantikan Rinai begitu natural. Sepasang alis yang membingkai matanya, bulu mata nan lentik, hidung yang tak terlalu mancung, bibir penuh tapi mungil membuat pria itu tak jemu memandangnya. Apalagi saat wanita tersebut tersenyum, terlihat begitu tulus membuat siapa saja yang menatap merasa senang.
Hot Chapters