Ellipsis
Fahrizon Ilmar Al-Farisyrenungan sepertiga malamsedikit cemas banyak rindunyateks renungan malam paling sedih
Tidak untuk saat ini.
Meski sudah menutup mata, bukanlah gelap yang kulihat. Melainkan garis-garis melengkung berwarna-warni yang bergerak kian kemari. Gerakan-gerakan tak beraturan itu membuatku pusing, mual dan ingin muntah. Cairan asam yang sudah naik dari lambungku tertahan di tenggorokan sebab gerahamku terkunci dan tak bisa digerakkan. Hal itu membuatku tercekik dan sulit bernapas.