Sisa Takdir
Rayna Velyseberjalan seorang pria mudaarti tatapan teduh priaseorang pedagangpayung teduh diam
"Aaaaaaargghhh!"
Ia menjerit kesakitan, suara parau itu berubah menjadi pekikan yang bukan lagi milik manusia. Seolah ada sesuatu yang merobek dirinya dari dalam. Kulitnya mulai terkoyak, mengelupas seperti kertas terbakar, memperlihatkan urat-urat hitam yang berdenyut tak wajar di bawahnya. Otot-ototnya menggembung dengan kecepatan yang mengerikan, tulang-tulangnya merekah, mencuat keluar sebelum kembali tertutup oleh daging baru yang terus tumbuh tanpa kendali.
Rahangnya membesar, giginya memanjang seperti taring binatang buas, dan dari dalam tenggorokannya terdengar suara mendesis rendah, napas berat yang mengeluarkan aroma besi bercampur belerang.
Beliebte Kapitel