MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI
Ini adalah kunci untuk mengakhiri semuanya.
"Kenapa kamu kasih ini ke aku, San? Kamu bisa dipenjara juga kalau ketahuan bantu Aris sembunyiin bukti."
Sandi tersenyum tipis, sebuah senyuman yang terlihat sangat tulus di wajahnya yang babak belur. "Aku sudah capek jadi orang jahat, Mbak. Aku mau pulang ke kampung, mau jadi orang jujur saja. Maafin aku ya, Mbak, selama ini sudah jadi mata-matanya Mas Aris. Tolong... hancurkan dia sekalian, Mbak. Dia itu racun, bukan cuma buat Mbak, tapi buat kita semua."