Menyesal Usai Talak
Sinta, calon istriku sedang tersenyum dan tertawa bersama dengan seorang lelaki.
'Siapa dia?' batinku bertanya-tanya.
"Silahkan, duduk!" Pak Adam mempersilahkan.
Aku dan ustadz Rahman langsung duduk. Tapi mataku tidak berhenti menatap laki-laki itu.
"Saya pikir Bapak, eh, Sultan adalah pimpinan tua yang gendut. Tapi ternyata," ucap Sinta terhenti.
"Tapi ternyata masih muda, kan," jawab lelaki itu dengan tidak tahu malu.