Marga Kuromori
Suci ADgadis kampungcerita kakak adik yang saling pedulicerita pendek perjuangan seorang ibucerita pendek tentang kampung halaman
ucap Sumiye, “Satu lagi. Orochi, Eiko, jangan menaruh rasa sedih kalian untuk seorang anak yang lahir atas kesalahan dan hawa nafsu yang tidak sah. Aku permisi. Ayo, Mia.”
Wajah Pak Orochi memerah, rahangnya mengatup dengan keras tanda emosinya tidak bisa dipendam sehingga menciptakan gerakan mendadak untuk berdiri. “WANITA SIALAN! WANITA IBLIS! BERHAK APA KAU MEMBUNUH PUTRIKU?! BEDEBAH, KAU PANTAS MATI UNTUK SEMUA INI!” murka Pak Orochi tidak bisa diredakan dengan apapun. Dari kata-kata makian untuk Sumiye dan kata-kata penyesalan untuk dirinya dan Minra, lengkap menjadi lolongan tak berkesudahan. Putri tertuanya hanya bisa menangis dipelukan Eguchi yang bertugas memberi ketenangan pada Eik
Beliebte Kapitel