SANG DEWA PENYEMBUH
Namun lama-lama ia pun berjhasil melangkah secara normal.
Menyaksikan keajaiban itu, Bu Siti dan Salwa langsung melakukan sujud syukur. Air mata mereka pun mengalir keluar begitu saja. Ningrum sendiri pun melakukan sujud syukur. Punggungnya bergerak-gerak akibat terisak.
“Baik, Ning. Bangunlah. Sekarang kamu makan dulu. Pasti sangat lapar, kan?”
“I-iya, Kak. Terima kasih, kak Harun. Ya Allah, Kak Harun benar-benar dewa penyelamat bagi aku dan keluarga aku,” ucap Ningrum semabri mengusap air matanya.
Bab Populer