Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Supirku Sayang

Supirku Sayang

"Kami dan Damar baik-baik saja, kan?" Zaid bertanya kembali. "Kenapa aku harus bercerita padamu?" Kilah Sheila. "Lalu kamu mau cerita sama siapa? Memangnya kamu punya teman selain aku?" "Not your business," kilah Sheila lagi. "Ya sudah, kalau begitu aku pulang dulu." Zaid mohon izin. "Eh, Zaid kamu mau kemana?" "Kamu nggak mau cerita ke aku. Untuk apa lagi aku berada di sini?"
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai sayangku mau bicara
Baca
+Pustaka
Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Mertua Bengis dan Pilih Kasih

I'm sory for being so selfish, I'm sory for my mistakes] [I'm fine, we don't have anything to talk more, we have to stop to talk each other, I've got husband, I'm sory] [Please, we have to keep in touch, kita harus ketemu, aku janji gak akan ganggu kamu, aku mau bicara sama kamu, aku yakin pertanyaan kamu akan terjawab dengan pertemuan kita] [Aku sudah gak butuh lagi penjelasan kamu, kita sudah berbeda, kita urus hidup kita masing-masing saja, selesai!]
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai sayangku mau bicara
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“Aku menangis. Bukan karena sedih. Tapi karena untuk pertama kalinya, aku merasa tak perlu jadi besar agar boleh bicara.” --- Malam itu di jurnal keluarga: Pertanyaan: "Apa artinya bicara, jika tak ada yang bertepuk tangan?" Alana menulis: “Artinya aku bicara untuk mendengar diriku sendiri. Dan untuk mereka yang butuh kata, bukan sorakan.” Nara menulis: “Kadang suara paling kuat datang dari kursi paling rendah.” Raydan menulis: “Anak kita sedang mengajari dunia bagaimana caranya duduk.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai sayangku mau bicara
Baca
+Pustaka
Salahkah Menjadi Janda?

Salahkah Menjadi Janda?

suara ceria di seberang sana bukannya menenteramkan aku, tapi malah membuatku tiba-tiba mual lagi. "Bang, aku mau ngomong," kataku. "Apa, Sayang? Bilang aja. Kita kan lagi ngomong ini. Eh, kamu masih di rumah, ya?" bersambung...
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai sayangku mau bicara
Baca
+Pustaka
Benci Bilang Sayang

Benci Bilang Sayang

Tanya Zia tidak menanggapi ucapan bibi. "Maksud Non, tuan muda Damian ?" Tanya Bibi sambil tersenyum, yang dibalas anggukan Zia. "Tuan muda keluar, tapi kemana nya bibi tidak tahu, karena itu bukan wewenang bibi," jawab Bibi dengan sangat sopan. "Makanlah sedikit, biar ada tenaga kalau mau marah-marah nanti," ucap Bibi lagi dengan bercanda yang akhirnya membuat Zia tertawa kecil.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai sayangku mau bicara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status