Menantu Kuadriliuner
“lagian tujuan kami ke sini untuk memeriksa dan mendata perusahaan ini.”
Security itu ketakutan, tak punya pilihan selain menuruti perintah. Dia pun berbalik badan, menyusuri lorong demi lorong hingga sampai di ruangan tempat Ayyara berada.
“Mohon maaf, Bu Ayya,” ucap security itu sembari mengetuk pintu yang terbuka.
Ayyara mendongak, mendapati security berdiri di ambang pintu, “Ada apa lagi, Pak?”