Gina
Rumah ini terlalu besar untuk ditinggali sendirian dengan anak-anak, belum lagi Laya yang pastinya tidur siang dan hanya Gina sendirian.
Mungkin Gina sibuk membersihkan rumah, mungkin juga dia hanya meminum kopi dingin sambil menatap langit cerah dengan segudang pikiran buruk di kepalanya.
Mahesa kembali terdiam, mengingat bagaimana Gina berjuang sendirian dengan rasa sepi membuat hatinya tidak nyaman. Rasa bersalah kembali menggerogoti hatinya yang seharusnya tidak boleh dia rasakan, setelah kematian kakaknya, Mahesa menemui tenaga ahli untuk membuatnya merasa jauh lebih baik. Rasa bersalah yang menyiksa membuat tidurnya tidak nyaman, wajah Gina selalu terbayang, saat-saat terakhir wanita i
Hot Chapters