SUAMI YANG SEMPURNA
"Aisha, bundanya lagi ngambek. Aisha sendiri maukan maafin Ayah? Aisha kan anak Ayah yang baik, sabar, rendah hati, sholeha, nggak suka marah-marah."
Ranjang melesak saat Kevin menggeser posisinya tepat di belakang punggungku.
"Jangan ngambek dong, aku kan udah minta maaf." Kevin mencium pundakku sekilas dan kembali berbicara dengan Aisha. "Aisha, bundanya nggak mau ngomong sama Ayah. Bisa-bisa Ayah puasa mi instan lagi. Aisha cepat gede ya, Nak. Jadi kalau Bunda ngambek, Aisha yang masakin Ayah mi instan."