KEMBALINYA SANG RATU
Keindahan pulau Siompu di sebelah kanan membuat perjalanan ini akan mengungkap banyak kenangan.
“Di pulau itulah, kakek pernah memikul tanggung jawab, ia harus mengayomi seluruh mahluk di atas pulau itu, mulai dari makhluk paling kecil sampai manusianya adalah umat kakek dulu”, pikir Sinta dalam hati. Sinta terbayang saat kakeknya mengamuk kepada sara Wolio hanya karena siolimbona salah membawa toba dan tongkat untuk calon sultan. Seharusnya kakek yang menjadi sultan, tetapi karena kesalahan itu, akhirnya kakek harus marah saat pelantikan sultan, kabulilinga pau. Saat itulah kakek ditunjukkan ke pulau Siompu sebagai milikmu.