Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Cinta

Sentuhan Cinta

Entah kenapa ia sangat suka saja dan tak alasan yang pasti. Kali ini bus sedang sepi dan ia bisa duduk dibelakang. Ririn memakai earphone ke telinganya, ia mendengarkan sebuah lagu melukis senja. Ririn sangat suka dengan lagu itu, bahkan ia mendengarnya berkali-kali.
9.986.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Di mana harga diriku sebagai istri? 💔💔💔 Terima kasih sudah membaca Ujung Senja. Semoga suka dan tetap mengikuti ceritanya. Jangan lupa vote, ya, teman-teman💜
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Iya paman sampai nanti.” Rasanya memang akan sangat tidak sopan jika tidak bersapa dengan orang di sekitar meski kenyataan yang sebenarnya bahwa Gio adalah seorang introvert. Dirinya lebih suka menghabiskan waktu sendirian bahkan berjalan-jalan di sekitar kompleks seperti ini merupakan hal yang langka dalam hidupnya. Tidak lama lagi dia harus pulang karena ada yang harus dia kerjakan. Gio kemudian pergi ke rumahnya dan tepat di dalam rumahnya dia membersihkan area rumah karena sebelumnya dia tidak sempat dan langsung pergi ke rumah bibi Margareth. Gio memang orang yang cukup berantakan tapi itu tidak terlalu parah. Dengan terpaksa dirinya kemudian membersihkan lantai dan dilanjutkan dengan
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

Suara dingin itu meluncur begitu saja dari mulut Senja. Tubuh kecil itu berbalik, kini mereka berdua saling berhadapan di koridor yang lengang. Gafi menunduk sedikit, sementara Senja mendongakkan kepalanya, menatap lurus ke arah retina mata Gafi. "Lu enggak ngerti bahasa manusia, ya?" ujar Senja dengan nada sarkas tanpa senyum sedikit pun.
9.97.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Di Antara Keajaiban

Di Antara Keajaiban

Bentak Ria. “ehh.. oke baiklah, sendika dawuh ratu” ucapku sanbil menunduk dan tertawa. Ria memang terkenal paling galak di antara kami. Dia pendiam, akan tetapi sekalinya membuka mulut, tidak bisa pelan suaranya, mungkin memang sudah terlahir menjadi komandan upacara. Walaupun penampilannya yang feminim, tetapi dia adalah juara silat antar desa.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Namun, demi sebuah kesopanan yang selalu Mamanya ajarkan, Nina bersedia menyapa Jonatan. "Halo, Pa. Apa kabar?" Pertanyaan Nina mendapatkan senyum sinis dari Jonatan. Nina menghela napas. Hanya bisa pasrah dengan keadaan ini. Nina beralih menatap Mamanya yang terdiam. "Ma, ayo antar Nina ke kamar," Nina mengulurkan tangannya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Secret Night

Secret Night

Ceysa menyadari kesalahannya. “Hmmm ...” gumam Calvin singkat, lalu mematikan ponselnya begitu saja. Di kejauhan Kenny yang sudah berpakaian, sedang memijat kakinya yang terasa kesemutan, padahal selama ini selalu mati rasa. “Sepertinya suasana hatiku yang bahagia membuat syarafku bangun dan mulai merespon,” gumamnya dengan senyum tipis memperlihatkan kebahagiaan.
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Mencintai dalam Diam

Mencintai dalam Diam

Mungkin karena dia benar-benar sudah memutuskan untuk melepaskan, jadi tidak ada lagi yang bisa menyakitinya. Dengan ekspresi tenang, dia menerima ponsel itu, mencari aplikasi kamera dan mulai merekam. Kualitas gambar di ponsel Sandi memang bagus. Meskipun pencahayaannya redup, Kania masih bisa melihat gambar dengan jelas. Sandi kembali ke tempat duduknya, merangkul Zita, dan mencium bibirnya. Pada bagian atas layar, tertera waktu.
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Beberapa helai jatuh di wajahnya. Sejak tadi mereka berjalan sambil membisu. Bersisian. Kedua tangan mereka beberapa kali bersentuhan, entah sengaja atau tidak, seolah menggoda untuk saling menggenggam, tetapi tidak ada yang berani memulai. Selain suara ombak, ada deburan lain yang terdengar di telinga Tristan. Itu jantung di balik rongga dadanya, yang memompa darah lebih rajin dari biasanya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai silent japan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status