Dear, Pak Dokter
Senyuman manis ia berikan untuk kembali menenangkan hati Reanna.
Hingga ....
"Nathanael Adams, aku mengambil engkau menjadi suamiku, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus." Dan kata-kata itu mengalir begitu saja dari bibir tipis merahnya.