EMERALD
“Heh, beliin gue minum dong ke kantin. “ Ujar Freya, serasa melempar uang ke arah Dinda. Sontak Alin terkejut melihat kejadian itu.
Dinda dengan wajah yang datar, ia memungut uang yang di lempar Freya di lantai. Alin kesal, kenapa Dinda terima ia di perlalukan seperti itu.
“Heh! Emang lo siapa nya dia? Emaknya? Seenak jidat lu nyuruh nyuruh, ngelempar uang ke muka dia lagi! “ Ujar Alin seraya berdiri berhadapan dengan Freya.
“Wah, nih anak baru songong juga ya. “ Ujar Vina geng Freya, dengan melipat tangan di depan dada dan mengangkat satu alisnya.
Freya tersenyum miring, melihat Alin membela Dinda.
Hot Chapters