Terjebak Cinta Kakak Angkatku
Shappire bangun tidur tiba tiba ada bekas cakaransuara nafas terdengar di telingakenapa ada suara bisikan di telingadada terasa dingin
“Aku tahu kamu butuh udara. Makanya aku biarin kamu di sini.”
“Biarin?” cicit Safna.
Edgar mengangguk. “Iya, dengan catatan aku tahu kamu di mana,” ucap pria itu tanpa rasa bersalah.
Pria itu melirik jam di pergelangan tangannya. “Sudah hampir larut, ayo kita kembali.”
Safna berdiri, tetapi langkahnya tertahan ketika Edgar menggenggam pergelangan tangannya. Tidak keras, tapi cukup untuk membuatnya sadar, genggaman itu bukan sekedar kebiasaan.