ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA
Suatu pagi, saat Maia hendak mengantar Leo ke sekolah, Mike sudah duduk di bangku taman depan, membaca laporan di tablet sambil menyeruput kopi hitam.
Maia muncul dengan pakaian sederhana, blazer pastel dan celana putih. Ia tidak banyak bicara, hanya meletakkan sebuah bungkus kecil di meja taman, “Snack bar. Rendah kalori. Aku tahu kamu suka yang cepat dan ringan.”
Mike menatap bungkus itu sejenak. Tangannya meraihnya perlahan. Wajahnya tetap dingin, tapi pikirannya tidak.
Capítulos em Alta