Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ONLY YOU

ONLY YOU

"Iya, hanya saja aku merasa sangat tidak nyaman." Wei yang gelisah setelah mengajak Xiyi untuk bertemu tanpa memperhatikan keadaan Meng Qi. Tengah malam yang sangat sepi Meng Qi yang masih termenung membalikan badannya beberapa kali, namun ia tetap merasa gelisah memikirkan apa yang terjadi. begitu pula dengan Wei yang menderita insomnia terbaring menatap langit-langit dengan pikiran kosong. "Wei, kamu sudah gila! Dia meninggalkanmu Wei sadarlah."
92.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai solitary
Baca
+Pustaka
CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

Simon tertawa sambil menghidupkan mesin mobil, lalu mereka melaju dari sana. "Sialan kamu!" Riska meninju bahu Simon pelan. Sepanjang jalan mereka bernyanyi dengan musik yang melantun dari mobil. Selera musik mereka sama. Sudah tiga bulan lamanya semenjak mereka bekerja di cafe itu membuat mereka sangat akrab. Riska sudah seperti adiknya sendiri. Ditambah apartemen mereka bersebelahan. Simon sering kali berada di apartemen Riska untuk makan bersama atau sekedar numpang mandi. Padahal ia punya apartemen sendiri. Awalnya Riska tidak habis pikir dengan Simon, bisa-bisanya dia mandi di apartemen miliknya, padahal Simon punya apartemen sendiri. Dan apartemen mereka juga berdekatan. Riska tahu bah
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai solitary
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Kenapa dia malah mengatur-aturnya? “Besok saja atau kapan. Aku hanya ingin menyendiri sekarang,” jelasku Kembali. “Baiklah, terserah kau. Tapi kau harus meminta maaf atas ucapanmu tadi!” Apa lagi maksudnya? Apa tentang kata ‘bodoh’? Apa aku juga harus meminta maaf? “Aku ingin perminta maafan yang tulus.”
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai solitary
Baca
+Pustaka
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Runala terpaku oleh asumsi Solvatar yang begitu kokoh. “Dengar.” Solvatar mendekatkan wajah, hingga hidung mereka nyaris bersentuhan. “Lihat aku. Aku serigala tanpa taring, yang diasingkan oleh keluargaku sendiri. Sementara kau adalah serigala yang tertidur. Kita sama-sama cacat di mata dunia ini.” “Solvatar, tapi ini berbeda ….”
10776 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai solitary
Baca
+Pustaka
Sad Boy

Sad Boy

gumam Mayra seraya mendongakkan kepala dan menutup wajahnya dengan kedua tangan. Rasanya beberapa menit yang lalu, Mayra merasakan kebahagiaan memeluk suaminya. Namun, beberapa menit kemudian menjadi pupus. Semalam ia sedih berada di apartemen seorang diri, seperti menggambarkan kehampaan hatinya juga. Hari ini pun, sama. Sendiri lagi berada di kemegehan bangunan yang terlihat nyaman ditinggali. Akan tetapi bagi Mayra, megahnya isi apartemen ini tak ada guna baginya jika hanya dia yang menikmati.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai solitary
Baca
+Pustaka
I'm Alone

I'm Alone

SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYST
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai solitary
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Ribka banyak temannya di sekitar lingkungannya, sedangkan aku hanya sendirian tidak ada teman. Entah, sampai kapan begini. Dunia ini juga sedang terbalik, tidak tahu lagi mana yang benar juga salah. Aku hanya berada di tengah saja, mencari setiap permasalahan dan solusinya. Suatu saat nanti pasti ku temukan teman dan pendamping hidup yang terbaik. Aku menelepon mama hari ini, penasaran mama sedang apa dan sama siapa saja. ****
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai solitary
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status