Suamiku, Musim Dingin Tanpa Akhir
Miarosasurat cinta untuk calon suamikusurat cinta untuk suamikutertutup sudah pintu hatikupanggilan sayang ke suami
Aku memejamkan mata, berharap esok tidak seberat hari ini, tapi jauh di dalam diriku, aku tahu musim dingin ini baru saja dimulai dan entah kapan akan berakhir.
Keesokan harinya, pintu rumah megah itu terbuka perlahan, menampakkan sosok Mama Retha yang melangkah masuk dengan penuh percaya diri. Di sampingnya, seorang gadis muda berwajah manis dengan senyum penuh kemenangan berdiri anggun. Tatapannya langsung menyapu ruangan, seakan rumah itu sudah menjadi miliknya sendiri.
Aku yang baru saja keluar dari dapur, menghentikan langkahku begitu melihat pemandangan itu. Dadaku mendadak sesak.