Tetanggaku Luar Biasa
Dwi Mei Rahayucerita nikmat tantecerita ngewe dengan tantetetangga kok gitusurat untuk anakku di pesantren
Tetanggaku Luar Biasa
END
Enam bulan kemudian.
“Mbak, ini kerupuknya digoreng nggak ngembang, jadi saya balikin, ya.”
Aku dan Santi saling pandang. Masih bingung dengan maksud Bu Lisa, tetangga baru kami.
“Baru diambil dikit, kok. Baru sekali ngegoreng. Nih,” Bu Lisa meletakkan bungkusan kerupuk mentah di meja yang berisi dagangan lain.