MOIROE
Lantas ia melukai tangannya sendiri, dan mengoleskan darahnya ke arah permukaan permata di lehernya.
Isaura memejamkan matanya sambil mendengungkan bisikan.
"Saudariku, bangkitlah, penantianmu sudah selesai. Aku, Sang penengah, memanggilmu untuk kembali."
Seluruh peri pohon nampaknya mengerti panggilan ini, mereka yang menutupi sumur Urd segera bergerak menjauhinya, dan pintu kediaman kedua Dewi Moiroe yang juga di jaga oleh para peri pohon itu mulai bergetar, menandakan para peri pohon yang terbangun.
Hot Chapters