Lusia
“Ini Nona, minuman dingin untuk anda.... “ Emma mengulurkan segelas besar limun yang nampak segar.
Tanpa berpikir panjang, Lusia segera menerima limun dari Emma dan meneguknya.
Rasa haus itu perlahan hilang, rasa masam dan juga manis limun, terasa sangat menyegarkan.
Tak terasa matahari sudah membumbung tinggi, meski sinarnya tidak bisa membuat sirna kabut di Rose Hill, sepertinya Tuhan telah memutuskan kalau kabut di Rose hill akan seterusnya seperti ini, abadi.
Capítulos em Alta