Kamp Pelatihan Istri Idaman
"Pak, apa harus lebih cepat lagi?"
Aku bertumpu pada lutut dan siku di atas matras yoga, menggoyangkan pinggulku yang montok dengan liar. Sementara kedua tanganku tidak berhenti meremas dadaku sendiri.
Di belakangku, para murid serempak menatap lurus ke arah bokongku yang bergoyang erotis.
"Bagus sekali, pertahankan kecepatan ini. Sekarang, ayo kita ke praktik langsung."
Begitu selesai bicara, instruktur itu menanggalkan celananya dan berbaring tepat di bawah selangkanganku.