The Red Demon
Pria didepannya bukan takut tapi malah tersenyum menampilkan senyum kotak khasnya.
"Baiklah Yeoni, aku akan diam." Setelah berkata seperti itu, Taekyung mengubah ekspresinya menjadi sangat serius. Dia bahkan tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya. Diam, benar-benar diam bak patung porselen. Terlebih wajah bak dewa Aphrodite. Benar benar tampan.
"Nah, begitu 'kan bagus, aku jadi semangat membuatmu menjadi semakin tampan." Yeoni tersenyum senang lalu mulai membubuhi bibir tebal Taekyung dengan lip blam.
Capítulos em Alta