Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

Tanyaku "Aku izin mengantarkan obat saja, tak tenangnya hatiku di tempat kerja dengar badan bapak panas" "Masuklah ke dalam kamar lihat bapak, kakak mau siapkan obat dan air buat bapak" "Mana mamak?" Tanya Rahmi. "Keluar ke rumah bude Tutik" "Tak di urusnya bapak?" Aku menggeleng-gelengkan kepalaku. "Entah apa mamak itu, bapak belum lagi kerja tak di perdulikan nya" "Masuklah tengok bapak dulu, nanti terlalu lamanya kamu di rumah" jawabku
9.92.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang tahu coklat
Read
+Library
Sugar Baby untuk Presdir

Sugar Baby untuk Presdir

Hidup itu seperti coklat. Anda harus menikmatinya sepotong demi sepotong dan membiarkannya perlahan meleleh di lidah anda.” ~ Nina Sandmann ~ * * * * * Perusahaan coklat Krausz adalah perusahaan coklat yang tidak hanya terkenal di Swiss tapi juga di seluruh dunia. Perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1845 itu terkenal dengan truffle coklat, coklat batangan, permen dan lainnya. Tidak hanya kelezatannya, Krausz juga mengutamakan kualitas coklat mereka. Sehingga tidak heran orang-orang menyukai coklat Krausz. Bahkan mereka tidak mempedulikan harganya. Karena beberapa coklat Krauz tertentu memiliki kisaran harga yang tinggi.
109.1K viewsOn holdIdinagdag sa Library 190 Beses bilang tahu coklat
Read
+Library
Ah! Mantap, Sayang

Ah! Mantap, Sayang

Ia meraba saku jaket kulitnya, melakukan gestur pura-pura mencari sesuatu untuk mendukung sandiwara dadakan Hazel. “Tadi aku sudah berkeliling, tapi toko yang buka sepagi ini tidak punya stok Belgian cokelat seashells. Hanya ada cokelat batang biasa, jadi tidak kubeli karena aku tahu kau pasti akan protes kalau tidak sesuai keinginan,” dusta Hexa lancar, meski dalam hati ia mengumpat kesal lantaran terjebak perihal coklat yang sama sekali ia tidak tahu. “Lagi pula, banyak toko yang masih tutup tadi, jadi aku butuh waktu lama untuk mencarinya.”
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 196 Beses bilang tahu coklat
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

Pas gua baru ngelewatin kumpulan santri itu yang lagi ngobrol, sekitar tiga orang duduk santai di kursi plastik, gelas kopi bekas taruh di bawah kursi. Gua denger ucapan salah satu dari mereka, makanya gua berhenti dulu. Ngedengerin. “Hukum orang yang membawa ilmu hitam itu gimana sih?” tanya satu santri. “Kalau dia bertobat sebelum ajalnya, insya Allah diampuni dosanya,” jawab temennya. “Eh—tapi katanya, kalau udah ketemu beliau, wajib cuci muka sebelum sampai rumah. Bener gak sih?”
433 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang tahu coklat
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

katanya, menyerahkan sebuah amplop cokelat. Justin membuka amplop itu, di dalamnya terdapat foto-foto lama. Foto-foto Jonathan muda bersama seorang wanita yang tidak dikenalnya, dan beberapa dokumen terkait sebuah perusahaan properti yang kini sudah tidak ada. "Apa ini, Kek?" "Itu... itu adalah perusahaan yang kakek dirikan dulu, sebelum Williams Group sebesar sekarang," Jonathan menjelaskan, suaranya pelan. "Dan wanita itu... dia adalah ibu Jackob."
782 viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang tahu coklat
Read
+Library
Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Luki menggoda. Sarah menertawakan ucapannya sambil menjulurkan tangan ke rak. Ia mengambil beberapa snack manis dan memasukkannya ke keranjang. Luki di sampingnya masih sibuk memilah cokelat batang yang terlihat menarik. “Eh, yang ini enak banget, coba deh Tan,” Luki menunjukkan satu cokelat. Sarah melirik sekilas. “Ambil dua aja, satu buat kamu, satu buat tante.”
1067.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang tahu coklat
Read
+Library
Madu Suamiku

Madu Suamiku

Gerutu Zahwa saat tiba di samping bundanya dengan wajah belepotan karena coklat. "Astagfirullah, Zahwa... Kok baju kamu belepotan coklat semua gitu?" "Ya itu bunda... Kak Ray tuh mulai duluan. Masa Zahwa diem diem aja makan brownis oma Nindi, malah di colek colek coklat, ya Wawa balas lah!!!" "Ye... Mangkanya makan tuh jangan melamun!!!" "Enggak loh!!! Orang aku tadi lagi makan,"
8.219.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 477 Beses bilang tahu coklat
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

tawarku. Lavi mengangkat alis, meringis. “Mana mungkin aku menolak, kan?” Cokelat adalah minuman kesukaan Lavi. Di depan penghuni dia jarang mau menunjukkan betapa sukanya dia pada minuman ini. Makanya aku juga perlu waktu untuk sadar betapa Lavi tergila-gila pada minuman cokelat. Dan dia membuatnya sendiri. Padang Anushka juga punya kebun cokelat di bagian belakang. Kalau harus memikirkan itu, tim stok memang gila. Mereka tak sekadar tukang kebun. Mereka jauh lebih spesialis dari tukang kebun sembarangan.
1018.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 693 Beses bilang tahu coklat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status