Ah! Sentuh Aku Lagi, Om
Lengan kanannya dibungkus perban medis berlapis-lapis yang sangat tebal, kaku, dan disangga oleh arm sling di atas bantal khusus.
Detik itu juga, sebuah insting di otaknya menyuruh tangan itu untuk bergerak. Kayra mencoba mengangkat lengannya, tetapi tidak bergerak.
Jantung Kayra berdesir aneh. Ia menarik napas dalam, lalu mencoba menyalurkan seluruh sisa tenaganya hanya untuk menggerakkan ujung-ujung jari tangan kanannya. Hanya gerakan kecil, sebuah jentikan jari yang biasanya sangat mudah ia lakukan.