Legenda Naga Langit
Abinawa mengangguk, "Apa bisa kau antarkan aku untuk bertemu, Tetua Lanar?"
Murid itu menganggukkan kepalanya, dia langsung menuntun Abinawa menuju aula utama.
Tidak membutuhkan waktu lama, keduanya sudah berada di dalam aula utama.
"Mohon maaf, Ketua. Tuan Abinawa ingin bertemu dengan anda," ucap murid itu.
"Mohon maafkan atas kelancanganku, Tetua. Aku tidak bermaksud untuk menganggu pertemuan kalian, tetapi aku juga ada sedikit urusan dengan Tetua Sudartawa... "