Pergi Dari Belenggu Cinta
Hari kedua setelah resmi menikah, aku berdiri di bandara sambil memegang dua lembar tiket pesawat, menunggu suamiku, Yoel.
Akhirnya dia datang, tapi ada Wenny di belakangnya, sahabat masa kecilnya.
“Sayang, Wenny baru putus cinta. Aku mengajaknya ikut biar dia bisa melepas penat.”
Ujar Yoel menjelaskan dengan nada hati-hati.
Wenny mengenakan gaun pantai yang sama persis denganku, lalu melemparkan senyuman penuh permohonan maaf.
“Kak, aku nggak mengganggu kalian, ‘kan? Aku hanya mau ikut biar kecipratan kebahagiaan kalian saja.”
Aku melirik tangan Yoel, ada tiket ketiga yang terselip di antara tiket kami.
Nomor kusinya 16B.
Sementara, kursiku 16A dan Yoel 16C.
Yoel sengaja menempatkan Wenny t
ตอนยอดนิยม