Martabak Setan
Naffa Aishadi sebuah warung penjual martabak manismartabak asanbumil makan sate padangsaung emak gila
Sedangkan Reyvan, ia masih berdiri tegak dengan pandangan ke hutan, ia tetap berharap Hilda kembali.
Taklama kemudian, bunyi lolongan serigala mulai mengaung, layaknya sirine kalau akan ada makhluk gaib berdatangan. Zilga mulai membaca ayat-ayat yang ia hafal. Tiba-tiba, muncullah Hilda dari arah hutan, dengan wajah pucat dan pandangan kosong. Ia melangkah lurus ke depan.
“Hilda!” Reyvan langsung menarik Hilda naik ke jalanan dan memeluknya. “Akhirnya elo datang juga, gua nggak akan pulang kalau elo nggak datang, Hil. Ayo, kita pulang!”
Beliebte Kapitel