Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta di Bumi Turky

Cinta di Bumi Turky

// Mata Liana langsung melotot tajam sekarang, ber arti Mert meragukan otak nya. //"Tenang Lian, bukan begitu maksudku, kamu kan pernah bilang ingin cepat lulus kan?, Ingin cepat pulang ke Indonesia, jadi aku harus mengecek setidaknya untuk memastikan apakah niatmu itu pasti, atau kamu bahkan ingin berlama lama di Istanbul"// timpal Mert tampa merasa bersalah. "Heh!!!!" Liana langsung menyemprot Mert, yang diseberang terdengar tertawa terbahak-bahak, dia sangat berhasil mengerjai Liana saat ini, dasar annoying.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
Nuzulia Dilla
Suka banget sama novelnya. Lala yang mengira kl ayahnya yang kirim uang. Ternyata itu uang nyasar dari Gleen. Parahnya si Gleen pikir kl Lala gadis miskin. Padahal kan anak orang kaya. Belum tau aja sekaya apa si Lala ini. Ati2 ntar kamu bucin Gleen.... Lala tolong jangan gampang goyah sama Gleen...
Baca Semua Ulasan
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

Dirinya menggelepar keras. “Lailahaillallah! Allahakbar!” Sekali lagi Nita menjerit. Terdengar bagai jeritan terakhir di saat seseorang melepas nyawa dari raganya. Syahera yang mendengar jeritan Nita mendadak gempar. Jantungnya sontak menggelegar. Bagai granat tangan yang meledak dalam genggaman tangan, itulah yang dirasakan oleh Syahera di saat dirinya mendengar kalimat “Lailahaillallah” yang tersemburkan dari mulut Nita sahabatnya. Meledak keras dalam jiwa. Menyaingi kerasnya suara ledakan bom atom yang menggempur Nagasaki dan Hiroshima di tahun empat lima. Mengalahkan suara dentuman suara halilintar yang tadi berkali-kali didengarnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

gerutuku “Ya tuhaaan,maafkan aku jika belum bisa jadi istri yang baik..tapi aku kesaaaaaal “kataku kemudian sedikit berteriak menengadahkan kepala ke atas berbicara dengan sang pemilik hidup. “Rooom service “ teriak seseorang dibalik pintu. “Ooowh ya ampuuun ..”gerutuku malas melangkah ke pintu,sudah kesekian kalinya tamu yang mengetuk pintu kamarku adalah pelayan kamar. “Apalagi kali ini “ kataku malas “Tok..tok..tok...room service “katanya lagi “Sebentar..”jawabku bersiap memastikan pakaianku normal dan tertutup rapat.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

"Ding! Selamat, tuan rumah, Anda telah mendapatkan Sistem 'Hidup Bermalas-malasan'~" "Sebuah sistem? Bagus! Dan kemudian..." Lin Yang menunggu lama, tetapi tidak ada pergerakan. Sistem yang mengerikan! Sistem itu hanya memberikan sambutan pembuka lalu terdiam. "Keluar dari sini!" "Ding~" Sistem itu menghasilkan suara yang lesu. "Sialan, apa gunanya sistem ini? Pergi dari sini!" Lin Yang terdiam. "Host menolak untuk melakukan binding, yang memenuhi persyaratan sistem 'ghosting'."
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Hanya Sesal yang Tertinggal

Hanya Sesal yang Tertinggal

Ternyata Ferdi bahkan tidak pulang selama tiga hari berturut-turut. Dia mengirim pesan mengatakan penelitian di laboratorium sudah memasuki tahap penting. Jadi dia harus lembur beberapa hari lagi. Namun media sosial Laras justru sangat aktif. Di tepi pulau, angin menerbangkan gaun panjangnya, dan pria di sampingnya memperlihatkan sebagian lengannya. Di lengan itu ada tanda lahir yang sangat kukenal. Pada hari ketiga, setelah menerima pemberitahuan bahwa aku diterima di sebuah penginapan komunitas perempuan di Provinsi Segara, aku merapikan semua barang bawaanku. Aku pun pergi naik pesawat.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status