Kisah Para Penggetar Langit
Norman Tjiothio sam hongcerita silat kho ping hootopeng kuntilanak
Si nenek tersenyum dan berkata, “Sayang, masa kita pulang tanpa memberikan hadiah apa-apa kepada pendekar muda ini?”
“Ah, betul juga. Cio San, kau lihatlah ini.”
Si kakek bergerak. Amat indah. Amat lambat dan amat pasti.
Seperti matahari, seperti bulan, seperti alam semesta. Bergerak sesuai waktunya, sesuai kadarnya, sesuai porsinya.
Seumur hidupnya, Cio San belum pernah melihat keindahan seperti ini. Seolah-olah keindahan alam semesta terpancar dari gerakan-gerakannya yang sederhana.
Beliebte Kapitel