Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PLAYER

PLAYER

Ervin: Udah, baru aja, tapi Yara ngajak ngobrol barusan Arla: Ok, nite Ervin: Kok cuma gitu? Ervin: Nggak mau video call? Arla: No, thanks Arla: Bener katamu, mungkin begini rasanya digebukin orang sekampung Arla: Badanku rasanya remuk Ervin: Besok aku bawa ke ITC deh Arla: Ke ITC? Ervin: sewa kursi pijet yang biasa ada di ITC itu loh
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai then
Baca
+Pustaka
Home

Home

33 Biru Runa, bentar lagi aku sampai rumah Siap-siap, ya Welcomesel Aku perlu siap-siap apa, Mas? Kondom? Biru Gausah, buat apa? Welcomesel IH MAS KAYA SERIGALA DEH GANAS BANGET KAYANYA ABISGINI AKU LANGSUNG TEKDUNG DEH MAS :( Biru Mikirin apaan sih kamu -_________,- ]
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai then
Baca
+Pustaka
U

U

Makanan di depan mataku jauh lebih menarik untuk aku hadapi bukan? Bima POV end.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai then
Baca
+Pustaka
PARALLEL

PARALLEL

Доверя́й, но проверя́й (daviryay noh praveryay) “Percaya tapi verifikasi” Vladivostok, Mei 2025 Xabi tidur dengan keadaan kamar tanpa pintu dan Vash terikat di sudut kamar. Tentu saja tidurnya tidak nyenyak. Belum lagi ia mendapati Ravil sibuk melakukan sesuatu sepanjang malam. Persiapan untuk ke Vorkuta, katanya. Keesokan paginya Ravil pergi entah ke mana lalu kembali membawa makanan. Ah ya, tentu saja ia tidak bisa memasak karena dapur berantakan.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai then
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

tanyaku kesal “Belum tau sih, semoga aja mau hehe”balasnya sambil menyengir kuda. “Udah yok aku anter pulang bentar lagi magrib. Udah nelfon bapak kan kalo kamu pulang telat?” “Belum hehe”sambil beranjak bangun.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai then
Baca
+Pustaka
TAKDIR

TAKDIR

tanya Bu Andin dengan nada halus khasnya. “Maafkan saya, Bu Andin. Saya hanya merasa tersaingi dengan keberadaan Syena. Di sekolah yang sebelumnya, saya selalu bintang kelas bahkan juga juara umum. Tapi setelah sekolah di sini, saya kalah dengan Syena. Padahal saya merasa sudah belajar dengan maksimal. Selain itu, saya juga merasa teman-teman yang lain sangat menyukai Syena dan kurang menyukai Syena. Jadi saya berusaha membuat teman-teman membenci Syena. Maafkan saya, Bu Andin.” Jawab Raya kembali menangis.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai then
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

gumam Vitaloka sembari menatap langit-langit kamar apartemennya. Mulai besok, dia sudah mulai bekerja di perusahaan tersebut. Kembali bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Berharap kalau besok, kinerjanya bisa lebih bagus lagi. Notifikasi pesan masuk mengalihkan pikiran Vitaloka. Dia segera mengecek pesan masuk tersebut yang ternyata dari Sebastian. Laki-laki itu masih tidak tahu malu, sudah beristri. Kini malah menghubunginya lagi. Vitaloka tak ingin membuat Nesya sakit hati, dia mengabaikan pesan tersebut sekaligus menghapusnya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai then
Baca
+Pustaka
Castle

Castle

Tom mengecup keningku, kemudian pergi. Tidak! Bagaimana ini??
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai then
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status