Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

DDRRREEEAAATTTHHH "BBBOOOMMM" Sebuah Petir sebesar Pohon Kelapa itu bergemuruh, Hujan badai disertai kilatan-kilatan Petir saling bersahutan menghantam Formasi bertahan sekaligus menyerang milik dari kesepuluh sosok itu. Dua kekuatan Mahadahsyat berbenturan di atas udara, Bumi terguncang, Langit terdengar merintih histeris.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
Algoritma Bonanza

Algoritma Bonanza

Effie mengetik salah satu nama kota yang diketahuinya. Anda akan menemukan penelitian terdahulu di kota Giriwarsa. Selama beberapa saat, layar sentuh itu tak mengeluarkan suara. Hanya ada tampilan layar penuh semut. Setelah dua menit berlalu, layar sentuh itu menampilkan pegunungan dan jalanan yang berliku-liku, menurun dan mendaki. Tak lama kemudian, layar sentuh itu berubah menampilkan sebuah gedung sekolah sederhana yang hampir seluruh struktur bangunannya menggunakan bahan kayu jati.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

keluh Sutini. "Tak perlu pusing soal itulah, Tin. Walaupun warung kita sepi, tapi harta kita kan tetap berlimpah." Mendengar jawabanku Sutini malah langsung menatapku tak senang. "Kamu lupakah, Bang? Untuk terus dapat harta yang berlimpah kita harus terus cari tumbal. Sekarang bulan suro sudah mau habis, sedangkan tumbal kita kurang dua lagi."
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

gedumel Pak RT sambil mempercepat langkahnya menuju beranda. "Begini Pak RT. Mbak Tiwi kesurupan lagi, malah kali ini lebih gawat! Rumah saja sampai diledakan! Seram Pak RT ... pokoknya seram!" Cerita Tika ngarang, ketika Pak RT telah berada di depannya. "Diledakan bagaimana?" tanya Pak RT dengan jidat berkerut dan raut cemas. "Meledak, dua kali! Suaranya keras persis seperti suara bom atom di Hirosima dan Nagasaki," terang Tika dengan wajah serius tapi ngarangnya semakin ngawur.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

Sesungguhnya hatinya kesal dan dilanda cemburu. Amaliya pun keluar dari kamarnya. Ia ingin mengecek Alia,tetapi tiba-tiba Alia keluar dari kamarnya. "Bunda, Bun, aku mau lihatin sesuatu nih!" ujar Alia. Alia pun memberikan ponsel pintarnya itu. Sebuah video Alia dan Oma yang sedang main tiktok. "Bagus," jawab Amaliya tersenyum. "Bunda, Bunda kangen nggak sama oma uyut?" tanya Alia penuh selidik.
5.58.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

tanya Angga yang langsung mendapat respons gelengan kepala dari Shadam. Angga tersenyum, membenarkan posisinya supaya bisa duduk lebih nyaman dan membantu Shadam juga supaya bocah itu duduk dengan nyaman pula. "Shadam itu artinya ... benturan. "Lalu Syazwan?" "Seharum kasturi." "Jadi nama lengkapnya Shadam artinya, benturan seharum kasturi," tebak Shadam yang dibalas anggukan kepala oleh Angga.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
Ambisi Ibu Tiri

Ambisi Ibu Tiri

Melihat kami semua tertegun di tempat, ekspresi puas terlihat di wajah Ibu Tiri. Sambil menutupi perutnya yang belum terlihat membesar, dia berkata pada Ayah, "Sebenarnya aku belum berniat memberitahumu, tapi aku sudah minta orang untuk memeriksa. Katanya ini anak laki-laki. Sekarang keluarga Limawan tidak akan kekurangan penerus lagi."
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Ia mendekat, meletakkan seikat bunga lili putih di meja nakas. "Aku tidak suka ditolak, Batari. Terutama ketika aku tahu kau sedang memikul beban berat di bahumu," ucap Elio, suaranya rendah dan hangat, seolah-olah ia sedang mencoba mencairkan lapisan es yang membungkus hati Batari.
10422 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

Biasanya mereka akan membagi biskuit. Saat hendak meletakkan satu lembar kertas yang sudah selesai dikoreksi, tiba-tiba Tara dikejutkan oleh sebuah suara. "Permisi. Dengan Ibu Tara?" Tara mengangkat wajah dan mendapati seorang kurir berseragam ojek online sedang berdiri di depannya. Di tangannya ada sebuah bungkusan berisi makanan. "Saya sendiri."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Aku mengusap wajah dengan kasar berulang-ulang. Fokus, Tirta, fokus! Kamu adalah sang Elang yang sedang mengintai mangsa, jangan lengah sedikit pun, tak boleh lemah, dan jangan biarkan hal sepele memanipulasi fokusmu. Masalah ini adalah bom waktu yang dapat membunuh kita semua. Hanya perihal hitungan masa hingga batas limit terpenuhi lantas kita semua mati karenanya. Maka untuk menemukanmu Za, aku harus jinakkan bom waktu ini dulu. Tunggulah, sebentar saja.
9.33.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai tili tili bom
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status