Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesalahpahaman yang Berujung Kehilangan Anakku

Kesalahpahaman yang Berujung Kehilangan Anakku

Aku dan suamiku akhirnya dikaruniai anak pertama di tahun ketujuh pernikahan kami. Suamiku curiga bahwa bayi yang ada di dalam perutku bukanlah anaknya. Aku sangat marah sehingga aku melakukan tes DNA. Sebelum hasilnya keluar, suamiku muncul di depan pintu rumah orang tuaku. Dia sedang memegang sebuah foto. Foto itu menunjukkan pakaian dalamku yang entah kenapa bisa muncul di rumah temannya. "Dasar jalang, beraninya kamu mengkhianatiku dan memintaku untuk membesarkan anak orang lain. Mati saja sana!" Dia menggunakan cambuk untuk mencambuk ibuku yang berusaha melindungiku. Ibuku sampai pingsan, tetapi dia tetap memukulku sampai aku mengalami keguguran. Setelah hasil tesnya keluar, dia baru mengetahui kebenarannya. Dia pun berlutut dan memohon agar anak yang sudah dia hilangkan itu bisa kembali.
7.5K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as toxic
Read
+Library
Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sejak istriku memesan sofa baru yang lebih panjang dan lebih lebar itu, dia setiap malam selalu tidur di ruang tamu. Setiap kali aku ingin mengajaknya ke kamar untuk berhubungan suami istri, dia selalu memakai alasan lelah untuk mengusirku pergi. Kadang-kadang dia bahkan mengunci pintu kamar, sementara dari ruang tamu selalu terdengar suara-suara tertahan. Sampai keesokan paginya, baru dia membukakan pintu untukku. Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi. Pada hari dia melahirkan, ketika dia baru keluar dari ruang bersalin dan bahkan belum turun dari ranjang rumah sakit, aku bukan hanya menolak menggendong anak itu, tetapi juga langsung mengajukan cerai padanya. Dengan mata memerah, dia bertanya kepadaku, "Cuma karena aku tidur di sofa setiap malam, kamu sampai mau menceraikan istrimu yang baru saja melahirkan anak untukmu?" Tanpa ragu sedikit pun, aku menjawab, "Ya!"
3.1K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as toxic
Read
+Library
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

Orang tuaku menelepon memberitahukan diriku, mereka akan pergi ke rumah teman masa kecilku untuk menemui calon pasangan yang dijodohkan untuknya. Teman masa kecilku sedang tidur lelap di sampingku. Aku mengira itu hanya lelucon, lalu berkata pelan, "Asterius, mereka bilang sudah mencarikan kamu calon untuk dijodohkan." Dia menjawab dengan malas "hmm", lalu menarikku ke dalam pelukannya. "Wilia yang baik, nanti kamu tolong pilihkan aku baju, lalu rapikan juga gaya rambutku." Melihat diriku tidak bergeming, Asterius membuka mata dan tertawa mengejek. "Eh, kamu kenapa? Kita cuma teman seranjang. Kamu nggak mungkin mengira aku akan menikahi kamu, 'kan?"
5.5K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as toxic
Read
+Library
Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi anak kami. Saat putra kami lahir, dia bahkan tidak sudi melihat dan langsung melemparkannya ke dalam dekapanku. Kemudian, pujaan hatinya kembali ke negara ini. Pria yang selalu dingin itu, untuk pertama kalinya mabuk berat di rumah, lalu tersenyum menggendong anak kami dalam pelukannya. Putra kami dengan gembira memeluk lehernya, lalu berbisik padaku. "Ibu, paman kenapa?" Aku meraih dirinya ke dalam pelukanku, lalu menjelaskan dengan mata berkaca-kaca. "Orang yang disukai paman sudah kembali, jadi kita nggak boleh mengganggunya lagi. Kita harus pindah."
5.8K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as toxic
Read
+Library
Suamiku, Bukan Suamiku!

Suamiku, Bukan Suamiku!

Aku menatap pria di depanku yang wajahnya persis dengan suamiku. Aku takut sekali. Aku mendapat pesan aneh. [ Dia bukan suamimu! ] Padahal, yang mengirim pesan kepadaku adalah nomor suamiku! Siapa yang seharusnya kupercayai?
9.5K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as toxic
Read
+Library
Dua Sahabat yang Bercerai

Dua Sahabat yang Bercerai

Aku dan sahabatku menikah dengan satu keluarga kaya yang sama. Aku menikah dengan si kakak yang merupakan seorang dokter, sedangkan sahabatku menikahi adiknya yang merupakan seorang CEO dingin. Di hari pernikahan kami, Riko Wicaksono tiba-tiba menghilang demi membantu mencarikan anjing peliharaan mantan kekasihnya. Nenekku sampai terkena serangan jantung karena marah. Aku memohon padanya agar kembali dan menyelamatkan nenekku. Tapi dia malah marah, "Mely, kamu sudah gila ya? Kamu bahkan memanfaatkan satu-satunya anggota keluargamu demi membuatku kembali? Anjing Anita hilang, aku sedang membantunya mencari. Resepsi pernikahan kita kan bisa digelar kapan saja." Hari itu, anjing Anita bisa ditemukan. Tapi aku kehilangan nenekku untuk selamanya. Aku menangis hingga pingsan. Setelah sadar, aku bertanya pada sahabatku, "Winda, aku akan bercerai. Bagaimana denganmu?" Sahabatku memelukku sambil menangis, "Aku juga akan bercerai!" Ketika dua bersaudara dari Keluarga Wicaksono itu menerima surat cerai, mata mereka memerah karena menangis.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as toxic
Read
+Library
Aku Pernah Mencintaimu, Sebatas Itu

Aku Pernah Mencintaimu, Sebatas Itu

Tristan Howard sudah memanjakan Talia Lewis selama lebih dari 20 tahun. Talia mengira mereka akan menikah, punya anak, dan hidup bahagia bersama seumur hidup. Sampai suatu hari, Tristan membawa pulang seorang gadis dan memberi tahu Talia, “Tally, dia ini kakak iparmu.”
15.2K viewsCompletedAdded to Library 471 Times as toxic
Read
+Library
Pernikahan yang Gagal

Pernikahan yang Gagal

Setelah menikah selama tiga tahun, aku selalu berpikir mempunyai keluarga yang bahagia. Aku memiliki istri yang lembut dan perhatian, bahkan juga seorang putra yang cerdas dan imut. Pada suatu hari, aku pulang kerja lebih awal dari biasanya. Sesampainya di rumah, istriku yang sangat lelah malah tertidur di tepi ranjang bayi. Melihat adegan itu, aku merasa kasihan pada istriku. Oleh karena itu, aku langsung berjalan menghampirinya dan hendak memeluknya ke kamar tidur. Namun, layar ponsel istriku tiba-tiba menyala. [Elina, anak kita sudah tidur belum?]
7.3K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as toxic
Read
+Library
Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku menikah dengan pria yang sama sebanyak tujuh kali. Pria itu juga bercerai denganku tujuh kali, semuanya demi wanita yang sama. Hanya agar ia bisa menghabiskan liburan dengan kekasih lamanya tanpa terikat, dan agar kekasih lamanya tak terganggu oleh gosip. Saat perceraian pertama, aku mencoba melukai pergelangan tanganku untuk memaksa dia tetap bersamaku, dan dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Tapi dia tak datang bahkan untuk sekadar menatapku sekalipun. Saat perceraian kedua, aku merendahkan diri dan melamar sebagai asistennya di perusahaannya, hanya untuk bisa menatapnya sekali lagi. Saat perceraian keenam, aku sudah belajar untuk mengemasi barang-barang sendiri dan meninggalkan rumah pernikahan kami tanpa ribut. Diriku yang histeris, aku yang harus menahan diri berulang kali, kepasrahan dan kompromiku hingga berakhir pada perasaanku yang mati... semua itu hanya menghasilkan satu hal: dia kembali menikahiku tepat waktu, lagi dan lagi... Mengulang semua trik lamanya. Hingga kali ini, setelah mendengar kabar bahwa kekasih lamanya akan kembali ke negeri ini, aku mengulurkan surat perjanjian cerai di hadapannya dengan tanganku sendiri. Dia, seperti biasanya, mencoba menetapkan waktu untuk menikahiku lagi. Tapi dia tidak tahu bahwa kali ini, aku akan benar-benar pergi untuk selamanya.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as toxic
Read
+Library
Menyewakan Suami, Aku Bertambah Kaya

Menyewakan Suami, Aku Bertambah Kaya

Setelah rujuk, aku menyewakan suamiku. Ketika cinta pertamanya memanggilnya pergi, aku tidak lagi menangis dan membuat keributan seperti dulu, melainkan memasang tarif per jam. Siang hari 200 juta per jam, malam hari 400 juta per jam, dan saat hari libur dihitung tiga kali lipat. Setelah menjalankannya selama tiga bulan, saldo rekeningku bertambah hampir 40 miliar. Suamiku sudah berjanji menemaniku memilih gaun untuk pesta malam, tetapi cinta pertamanya malah menelepon sambil menangis karena tangannya teriris saat memotong sayuran. Aku bahkan tidak mengangkat kepala, hanya menyodorkan kode QR pembayaran kepada pria itu. Tengah malam, aku mendadak demam tinggi. Saat suamiku mengemudikan mobil dengan panik untuk membawaku ke rumah sakit, ponselnya kembali berdering. Melihat nama wanita itu berkedip di layar, suamiku ragu beberapa saat, tetapi dia tetap memilih mengangkat telepon. Tangisan sang cinta pertama terdengar dari seberang sana. "Cedric, suara petirnya terlalu keras. Aku nggak bisa tidur. Kamu bisa datang temani aku?" Dengan cekatan, aku mengeluarkan payung dan menyuruh suamiku menurunkanku di persimpangan jalan di depan. Menghadapi pria yang tampak ragu-ragu mengatakan sesuatu itu, aku hanya tersenyum. "Jangan lupa transfer uangnya."
4.4K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as toxic
Read
+Library
PREV
1
...
1112131415
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status