Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Suamiku Dioperasi, Kami Cerai

Setelah Suamiku Dioperasi, Kami Cerai

Suamiku baru saja selesai menjalani operasi dengan anestesi total. Kesadarannya belum pulih sepenuhnya dan dia terus meracau tidak keruan. Aku tertawa dan merekam tingkah konyolnya itu sambil membantunya berbaring di tempat tidur. Namun, tiba-tiba, aku mendengar dia memanggil nama seorang anak laki-laki. "Putraku yang baik, jangan nakal ya. Ayah sedang sibuk." Senyum di wajahku langsung membeku. Aku terpaku di tempat. Kami sudah sepuluh tahun memilih untuk tidak punya anak. Lalu, dari mana datangnya anak laki-laki itu? Dengan tangan gemetar, aku membuka ponselnya. Selama bertahun-tahun menikah, ini pertama kalinya aku memeriksa ponselnya. Begitu terbuka, di dalam album foto tersembunyi, penuh dengan foto-foto mesra seorang wanita lain bersama seorang anak kecil. Anak laki-laki itu memiliki wajah yang sangat mirip dengan suamiku. Berdasarkan tanggal pada foto, anak itu sudah berusia tiga tahun. Senyum bahagia mereka bertiga benar-benar menusuk hatiku. Padahal dahulu, dia sendiri yang bersumpah dia sangat membenci anak kecil dan tidak ingin terikat oleh keluarga. Itulah alasan dia meyakinkanku untuk tidak punya anak. Ternyata, dia bukannya benar-benar ingin hidup tanpa anak. Dia hanya tidak ingin punya anak denganku.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as toxic
Read
+Library
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
12.7K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as toxic
Read
+Library
Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Pada tahun kelima pertunanganku dengan Gavin, ketika kami sudah berencana untuk menikah, cinta pertamanya kembali. Semua janjinya padaku tidak lagi berlaku. Demi cinta pertamanya, dia merasa muak pada setiap tindakanku. Aku sadar bahwa aku tidak berarti apa-apa di hadapan cinta pertamanya. Aku yang merasa lelah pun memutuskan untuk menyerah dan merestui mereka. Aku juga sepenuhnya menghilang dari kehidupan Gavin. Namun, dia menyesali perbuatannya dan mencariku sambil menangis ....
12.0K viewsCompletedAdded to Library 420 Times as toxic
Read
+Library
Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun. Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya. Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami. Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah. Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai. Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan. "Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."
12.7K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as toxic
Read
+Library
Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Aku adalah cinta pertama Warren, tetapi dia justru jatuh cinta pada penggantiku. Menjelang hari pernikahan, aku menemukan ponselnya dipenuhi dengan foto gadis itu. Gadis itu punya 70 sampai 80% kemiripan denganku, tampak polos dan ceria. Aku tidak ragu, langsung menyerahkan ponsel itu kepadanya. "Pernikahan kita masih jadi?" Warren terdiam lama, lalu menghapus kontak wanita itu di depanku. "Thalia, aku akui pernah tergoda padanya, tapi itu hanya karena dia mirip kamu." Demi dia, aku melawan keluargaku selama tiga tahun. Sekarang, untuk menyerah pun aku tak sanggup. Maka upacara pernikahan tetap berlangsung seperti biasa. Saat dia menerimaku dari tangan ayahku, dia bahkan menangis tersedu-sedu. Namun, tepat saat pertukaran cincin, dia menerima sebuah undangan pernikahan. [ Selamat atas pernikahanmu. Semoga kita sama-sama bahagia dengan pernikahan kita. ] Warren langsung panik, melepaskan tanganku, dan berlari pergi. Aku berdiri di belakangnya, berkata dengan tenang, "Warren, kalau kamu berani pergi, hubungan kita berakhir." Dia ragu satu detik, tetapi tetap meninggalkanku di hadapan semua tamu.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as toxic
Read
+Library
Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Pada ulang tahun pernikahan kelima, Rebecca menemukan bahwa akta nikahnya palsu. Sementara itu, suaminya menikahi seorang gadis yang dibesarkannya di Andoria, negara di mana seseorang hanya boleh menikah sekali seumur hidupnya. Suaminya memang mencintainya. Semua kelembutan suaminya terhadapnya juga tulus. Namun, hati suaminya terlalu besar hingga mampu menampung dua wanita sekaligus ....
5.4K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as toxic
Read
+Library
Menjadi Kupu-Kupu Menyertaimu

Menjadi Kupu-Kupu Menyertaimu

Orang tuaku meninggal saat aku masih kelas 3 SMA, hanya meninggalkan rumah bata yang reyot untukku. Namun, aku menemukan seorang adik laki-laki di tempat sampah. Dia adalah siswa teladan kelas 2 SMA di sekolahku. Namun, semua orang meremehkannya. Bahkan ketika dia ditindas di sekolah, para guru juga menutup mata. Karena meskipun orang lain tidak memukulnya, ayahnya yang pecandu alkohol akan memukulinya setiap hari, dan ibunya yang pengecut tidak pernah berani melawan. Dengan susah payah aku menyeretnya pulang, membalutnya, dan merawatnya selama beberapa hari. Kemudian, ibunya dipukuli sampai mati, dan aku menelepon polisi untuk menangkap ayahnya. "Hei, tinggallah bersamaku mulai sekarang. Aku nggak punya keluarga lagi. Panggil aku kakak, dan akan kubayar uang sekolahmu!" Dia ingin kuliah di universitas bergengsi, jadi aku putus sekolah dan mulai bisnis kios jalanan, menjual darah, bahkan melakukan pekerjaan ilegal. Setelah lulus, dia bilang ingin memulai bisnis, jadi aku memberinya semua tabunganku. Hari itu, dia dan seorang wanita muda yang cantik berdiri di atas panggung yang gemerlap untuk menerima Penghargaan Kewirausahaan Muda. Aku menatap diagnosis kanker di tanganku. Aku tersenyum kecut. Aku telah membesarkannya menjadi seseorang yang tidak pantas untukku. Sudah waktunya aku pergi.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as toxic
Read
+Library
Ditinggal Menikah, Aku Dipinang Penguasa Mafia

Ditinggal Menikah, Aku Dipinang Penguasa Mafia

Sepuluh tahun bersama, aku mendampingi Felix selangkah demi selangkah menuju puncak kekuasaan mafia, menjadi wanita yang paling dia percaya. Namun, dia, di belakangku, menamai pulau yang kami bangun bersama dengan darah dan strategi, dengan nama sahabatku, Lilian. Hanya karena sahabatku, Lilian, menderita penyakit mematikan, dan keinginan terakhirnya adalah menikah dengan kekasihku di pulau yang dinamai menurut namanya. Felix memblokir semua berita, tidak mengizinkan siapa pun memberitahuku. Akan tetapi, dia tidak tahu Lilian menyiarkan langsung kepadaku seluruh kemegahan pernikahan itu. Malam itu, aku menangis hingga pingsan. Sementara Felix menemani Lilian menghabiskan malam di pulau itu. Aku terbaring dalam genangan darah, terkena serangan jantung, napas lemah, sementara Felix menemani Lilian di rumah sakit. Lima hari kemudian, aku menerima lamaran pernikahan dari Raja Mafia, Harold.
15.6K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as toxic
Read
+Library
Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue

Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue

Di hari ulang tahun anak dari Kakak Ipar john yang sudah menjanda, Peter, anak kami tak sengaja makan satu suapan kue lebih awal. John meledak marah. Dia langsung melempar putra kami ke dalam ruang bawah tanah. “Kok kamu selalu mau merebut dari Leo? Bahkan di hari ulang tahunnya pun, kamu juga membuatnya menangis! Hanya gara-gara sepotong kue, emangnya kamu itu setan kelaparan?” Kemudian, dia melakban mulut Peter rapat-rapat. “Diam di sini dan renungkan kesalahanmu! Tiga hari kemudian baru boleh keluar!” Ruang bawah tanah itu gelap gulita tanpa setitik cahaya pun, bahkan sering ada laba-laba beracun. Peter tak akan sanggup bertahan meski hanya setengah hari di sana. Aku menangis tersedu-sedu, memohon padanya untuk memaafkan Peter, tapi John sama sekali tak bergeming. “Trik apalagi yang mau kamu mainkan? Sudah berapa kali kubilang, Kakak Ipar membesarkan anaknya sendirian itu nggak mudah. Aku meminta kamu lebih pengertian, tapi bukannya nurut, kamu malah makin menjadi-jadi menindas mereka!” Aku berlutut dan mencengkeram ujung celananya, berjanji bahwa setelah ini kami akan benar-benar menghilang dari hadapan mereka, asalkan dia mau melepaskan Peter. John menyentakkan kakinya hingga peganganku terlepas, lalu menendangku sampai tersungkur. Dia berkata dengan dingin, “Kalau kamu memang nggak bisa jauh-jauh dari Peter, sana ikut merenungkan diri bersamanya! Tiga hari lagi, aku akan mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri. Kalian baru boleh keluar setelah benar-benar tak bisa menindas mereka lagi.” Setelah mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri untuk menikmati hidup, akhirnya John teringat padaku dan Peter. Namun, saat dia sudah memilihkan kado dan hendak menjemput kami, dia malah menerima telepon dari asistennya. “Nyonya dan Tuan Muda … sudah hilang!”
1.5K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as toxic
Read
+Library
Pernikahan 10 Tahun Hancur Di Tangan Pelakor

Pernikahan 10 Tahun Hancur Di Tangan Pelakor

Setelah menikah tujuh tahun, Manuel merasa hidupnya terlalu datar, jadi dia memelihara seorang mahasiswi di luar. Burung kenari yang lemah dan menyedihkan itu memanfaatkan tubuhnya untuk membujuk Manuel sampai dia tidak pulang sebulan. Tidak peduli bagaimana aku memanggilnya, tetap tidak ada gunanya. Di hari ulang tahun anakku yang ketiga, aku menggendong anakku yang demam tinggi, berlutut di luar vila, demi memohon Manuel pulang. Namun, Manuel justru berulang kali menginginkan tubuh simpanannya itu di depan jendela kaca besar. Di tengah suara kenikmatan mereka, anakku akhirnya mengembuskan napas terakhir di pelukanku. Di pemakaman, Manuel memelukku sambil menangis tersedu-sedu, bersumpah akan kembali ke keluarga dan mencintaiku dengan sepenuh hati lagi. Aku menyetujuinya. Namun, hanya karena sebelum meninggal, anakku berharap aku dan dia bisa kembali seperti dulu. Empat tahun kemudian, taman kanak-kanak tempat anakku dulu belajar merilis sebuah video penghargaan keluarga terbaik. Di dalam video, Manuel merangkul Nelly yang tampak berseri-seri. Di pelukannya juga ada seorang anak laki-laki berusia tiga tahun. Anak kecil itu tersenyum ke arah kamera sambil mengangkat piala. "Papa, Mama, kita adalah keluarga paling bahagia!"
1.8K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as toxic
Read
+Library
PREV
1
...
3132333435
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status