Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terapis Pembawa Petaka

Terapis Pembawa Petaka

Ketika suamiku datang ke tempat pemulihan pasca persalinan untuk menemaniku, terapis pasca persalinan yang selalu tidak banyak bicara tiba-tiba menjadi antusias dan bersemangat. Awalnya, dia memuji suamiku yang tinggi dan tampan. Dia masih muda, tetapi sudah menjadi manajer umum perusahaan. Kemudian, dia berasumsi bahwa aku bisa menikah dengan orang kaya dengan mengandalkan operasi plastik yang aku lakukan. Ketika dia melakukan pijat laktasi kepadaku, dia juga menasihatiku bahwa aku tidak bisa memberikan asi kepada anakku karena aku menggunakan implan di payudara, karena itu tidak baik untuk bayi. Aku terlalu malas untuk meladeninya, jadi berdiskusi dengan suamiku tentang nama anak kami nanti. Suamiku mengatakan bahwa ini adalah anak pertama kami, jadi dia harus memikirkannya dengan baik. Namun, terapis pasca persalinan berseru, "Ah, Kak, bukankah sebelum ini kamu sudah pernah melahirkan?"
3.7K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as toxic
Read
+Library
Saat Terbangun dari Mimpi

Saat Terbangun dari Mimpi

Saat bertemu orang tuanya, barulah aku tahu bahwa pacarku adalah pewaris keluarga mafia terkuat di Lunaris, yaitu Keluarga Draven. Dalam aturan turun-temurun keluarganya, untuk menjadi bagian dari Keluarga Draven, seseorang harus memiliki aset pribadi sebesar 100 miliar. Untuk itu, aku hidup sangat berhemat dan berjuang keras di industri properti. Dengan susah payah, akhirnya aku berhasil menabung 80 miliar. Namun setelah itu, bisnis perusahaan terus bermasalah, proyek-proyek yang sudah disepakati pun satu per satu batal. Bagaimana pun caranya, sisa 20 miliar itu tetap tidak bisa kukumpulkan. Rafael memelukku dengan penuh rasa iba, dan berkata akan mencari cara dan menabung bersamaku. Namun ketika adikku tiba-tiba terkena serangan jantung dan membutuhkan biaya besar untuk menyelamatkan nyawanya …. Aku menggesek tiga kartu sekaligus, tetapi semuanya menunjukkan saldo tidak cukup dan pembayaran gagal. Dengan panik aku berlari ke bank untuk bertanya, tetapi pegawai teller memberitahuku bahwa rekeningku kosong. Bagaimana mungkin? Di dalamnya jelas tersimpan 80 miliar hasil jerih payahku! Penanggung jawab itu memandangku dengan rasa bersalah. “Memang ada pengeluaran sebesar 80 miliar, Tuan Muda Draven menggunakannya untuk membeli vila sebagai hadiah ulang tahun memasuki usia dewasa untuk Nona Selena.”
2.6K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as toxic
Read
+Library
Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

Aku sedang hamil tiga bulan ketika suamiku, Jasper, memintaku terjun ke dalam air untuk mencari kalung peninggalan cinta pertamanya. Dengan mata yang bengkak karena menangis, aku memohon kepada Jasper sambil menggelengkan kepala. Namun, temannya yang tidak tahan melihat sikapku, akhirnya berbicara. "Cuma terjun ke dalam air, apa susahnya? Di antara kita semua, cuma kamu yang bisa berenang. Jadi kenapa bukan kamu saja yang melakukannya?" "Jessy, itu peninggalan ibunya Viola. Bukankah benda itu sangat penting?" Aku berjuang untuk meraih ujung pakaian Jasper dan memohon belas kasihan terakhir darinya. Namun, sebelum aku didorong ke dalam laut, aku hanya bisa menggantungkan harapan pada segelintir rasa tidak tega yang mungkin ada di matanya. Akhirnya, dia membuka mulutnya, "Jessy, kamu pandai berenang. Nggak akan terjadi apa-apa." Saat itu aku baru menyadari, bahkan dalam keadaan seperti ini, aku tidak lebih dari bayangan samar di hidupnya.
7.5K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as toxic
Read
+Library
Kematian Palsu, Lembaran Baru

Kematian Palsu, Lembaran Baru

Saat Arseno berselingkuh, aku tidak menangis ataupun membuat keributan. Aku hanya berpura-pura tidak tahu. Ketika dia menjadikan Hazel sebagai simpanan di luar, aku juga memaksa diri menahan kesedihan di hati dan terus bersabar. Sebab, aku dan Arseno memiliki seorang putra yang lucu. Dia sangat mencintaiku dan aku ingin memberinya keluarga yang utuh. Sampai akhirnya aku mengetahui bahwa putraku, Ryder, dengan sukarela mengikuti Arseno ke keluarga kecil itu, bahkan memanggil Hazel sebagai "Kakak" dengan akrab. Saat itulah, aku akhirnya tidak ingin bertahan lagi. Aku berkata pada sahabat masa kecilku bahwa aku ingin bercerai. Dia menatapku dalam-dalam lalu berkata, "Aurora, Arseno cinta mati sama kamu. Seluruh Napolis tahu itu. Kekuasaannya tersebar di seluruh Napolis. Nggak akan semudah itu kalau kamu mau pergi." Namun, aku berkata dengan mati rasa, "Kalau begitu, biarkan 'Aurora' mati saja. Mati di depan mata Arseno, biarkan dia menyaksikan sendiri kepergian istrinya. Mulai sekarang, nggak akan ada lagi Aurora di dunia ini." Setelah mengetahui bahwa Ryder lebih menyukai Hazel, barulah aku sadar bahwa dua tahun pertahananku hanyalah sebuah lelucon. Jadi kali ini, baik suami ataupun anakku ... aku sudah tidak menginginkan keduanya lagi.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as toxic
Read
+Library
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Ibuku sakit kritis dan ingin melihatku menikah sebelum dia meninggal dunia. Selama 27 hari, aku memohon kepada pacarku, Rayhan, sebelum akhirnya dia setuju untuk buat akta nikah denganku. Aku menunggu di Kantor Catatan Sipil hingga jam tutup, tapi dia tidak pernah datang. Pada hari yang sama, Mira, teman masa kecil Rayhan, mengunggah akta nikahnya di media sosial. "Waktu berlalu begitu cepat. Tiga hari lagi, pernikahan kita genap sebulan." Baru saat itu aku sadar bahwa pada hari pertama aku memohon kepada Rayhan, dia sudah menikah dengan teman masa kecilnya. Pada saat itu juga, aku menerima pesan permintaan maaf dari Rayhan. [Nadia, Mira dipaksa menikah oleh keluarganya. Aku nggak bisa diam saja melihat dia menikah dengan orang sembarangan.] [Kami bisa cerai tiga hari lagi.] [Tiga hari lagi, aku akan menikahimu.] Tiga hari kemudian, Rayhan datang dengan setelan jas rapi di pintu masuk Kantor Catatan Sipil. Tapi dia menerima pesan dariku. [Rayhan, selamat tinggal selamanya.]
3.8K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as toxic
Read
+Library
Pelajaran Rahasia dari Guru Privat

Pelajaran Rahasia dari Guru Privat

"Ah...pelan sedikit, suamiku telepon." Aku dengan wajah yang merah mengangkat video call. Di layar, suamiku menatapku sambil memberikan perintah, tidak menyadari di luar layar, ada seorang laki-laki sedang menggunakan kepalanya menyeruduk di antara kedua kakiku.
9.5189.8K viewsCompletedAdded to Library 7.0K Times as toxic
Read
+Library
Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku selalu menghindar jika disuruh bertemu dengan orang tuaku. Namun, dia malah diam-diam menyamar sebagai calon istri mantannya dan bertemu dengan semua kerabat mantannya. Ironisnya, tempat pertemuan mereka adalah di rumah pernikahan yang kupersiapkan untuk kami. Yang tidak dia sadari, aku ternyata adalah sepupu jauh dari mantan pacarnya. Pacarku berpura-pura tidak mengenaliku. Dia merangkul mantannya dengan mesra sambil berkata, "Rumah ini dibeli suamiku dengan tunai." Semua kerabat memuji mereka sebagai pasangan yang harmonis. Takut rahasianya terbongkar, pacarku mendekatiku dan memberikan peringatan, "Aku cuma bantu teman supaya dia nggak didesak nikah. Kalau kamu berani mengacaukan ini, kita putus." Dengan senyuman sinis, aku memberinya ucapan selamat yang tulus, "Kalau ternyata aku dan sepupuku punya selera yang sama soal rumah dan wanita, aku sudah persiapkan beberapa perlengkapan pernikahan yang pasti disukai sepupuku. Akan kuhadiahkan untuk kalian." Akhirnya, pacarku terlihat panik.
6.6K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as toxic
Read
+Library
Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat

Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat

"Ayahmu menyakiti putriku, jadi aku sakitin kamu! Dengarin, kaki dibuka sedikit." Ayah dari sahabat memposisikan aku dalam gaya yang memalukan, mendengar gerakan mesra ayah dan sahabat di dalam kamar, aku hanya pasrah diperlakukan sesuka hati oleh Om Charlie......
3.6K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as toxic
Read
+Library
Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Dua tahun aku menunggu donor jantung yang cocok, tetapi saat jantung itu akhirnya datang, istriku justru memberikannya kepada Julio Didin, si tuan muda palsu yang selama ini berpura-pura menjadi bagian dari keluarga kami. Dokter memvonis bahwa aku hanya punya satu minggu lagi untuk hidup. Di ambang kematian ini, aku membuat keputusan besar: membekukan tubuhku setelah mati. Lalu, aku menandatangani surat wasiat untuk mendonasikan tubuhku sendiri ke studio milik Julio. Di hari aku menandatangani surat donor itu, putriku berlari ke pelukanku dengan wajah berbinar. Dia berkata betapa bahagianya dia melihat ayahnya akhirnya berdamai dengan sang paman. Orang tuaku pun memuji, mengatakan bahwa aku akhirnya memahami arti persaudaraan dan pentingnya saling membantu. Istriku menatapku dengan lega, seolah beban berat telah terangkat dari bahunya. Dia berkata, "Baguslah, kalau kamu akhirnya bisa membuang prasangka dan mulai berpikiran terbuka." Aku hanya tersenyum tipis. Ya, kali ini aku benar-benar menuruti kemauan kalian. Aku akan mengembalikan identitas Tuan Muda Keluarga Didin ini kepada Julio. Aku akan mengabulkan keinginan kalian semua.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as toxic
Read
+Library
Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Saat suamiku sedang ikut acara berkemah dari kantor, asisten perempuannya tiba-tiba mengunggah sebuah postingan: "Pembagian tenda lewat undian, siapa sangka aku malah setenda dengan bosku yang tampan!" Dalam foto itu, dia sedang berswafoto menghadap kamera, sementara di belakangnya ada seorang pria yang sedang melepas bajunya— dan itu adalah suamiku. Ada yang berkomentar: "Hati-hati ya, cowok dan cewek berduaan di satu tenda, bisa berbahaya ...." Asisten itu langsung membalas dengan emoji tertawa jahil sambil menulis: "Memang aku suka yang menantang." Aku sempat memberikan 'like', tetapi tidak lama kemudian, postingan itu dihapus. Tak lama, suamiku menelepon lewat panggilan video. Di depan asisten perempuan yang sedang menangis dan beberapa rekan kerja lainnya, dia langsung marah padaku: "Kamu kok suka lebay sih? Ini 'kan cuma permainan sederhana, nggak bisa santai saja?" Melihat dia memeluk asisten itu sambil menenangkannya dengan lembut, aku pun menutup telepon tanpa berkata apa-apa lagi. Ini sudah tahun ke-10 aku mencintai Kemal Sentanu. Namun, saat ini juga, aku memutuskan untuk melepaskannya.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as toxic
Read
+Library
PREV
1
...
56789
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status