Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Death Plague

Death Plague

Burung-burung bernyanyi riang seolah tidak tahu bencana yang telah melanda umat manusia, atau mungkin mereka memang tidak peduli sama sekali. "Terima kasih sudah menolongku, anak-anak," kata Agatha seraya tersenyum palsu. "Tapi, sekarang aku sudah tidak punya apa-apa dan siapa-siapa lagi, aku hanya orang tua tidak berguna. Mungkin lebih baik aku mati sekarang." "Jangan bodoh! Kau sudah diberikan kesempatan untuk hidup dan selamat dari epidemi beberapa waktu yang lalu. Lagipula, tanpa kau inginkan juga, kematian pasti akan menjemputmu," tegas Argo.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai tragédia
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Fit
Aku baca cerita ini kayak ga berasa banget kak, tau-tau part terakhir. Aku emang suka sih sama cerita yang penuh pertanyaan kayak gini wkwk pokoknya rekomendasi banget. Bener-bener di ajak masuk ke dalam cerita lewat kata-kata nya. Apalagi tiap ada kata belatung, behh rasanya di depan mata
Arsenerka
Ini ceritanya rekomen buat dimasukin dlm pustaka. Keren. Sdikit agk bingung aj ada scen yg bikin tanda tanya Sperti satria yg bsa b'tahan lama stelah kena luka tembak. Mskipun mngkin g kena organ vital. Tp tnpa ad p'tolongan p'tama & dia banyak gerak m'alami pendarahn yg bnyak itu agak gmana jadi y
Baca Semua Ulasan
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

Gadis itu menyeka sebelah pipinya karena airmata yang lolos dari bendungan. “Feli sedih, Ma. Feli takut untuk bertatapan dengan orang lain, Feli takut, bayangan kematian mereka selalu menghantui Feli, Feli merasa bersalah, karena tidak bisa mencegah hal itu terjadi. Apa yang harus Feli lakukan?” Gadis itu terisak di samping nisan Mamanya. “Bayangan kematian apa?” Gadis itu mendongak saat mendengar suara seorang laki-laki yang tak lagi asing baginya.
670 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

Cato mengangkat alisnya, "Aku Cato, tepatnya Cato Damaresh. Salah satu alpha tertampan di pack ini." Mengabaikan tentang betapa percaya dirinya Cato, Evander lanjut bertanya, "Lalu, makhluk tadi..?" "Oh, maksudmu Leana? Dia adalah salah satu dari beberapa gadis yang terkenal di Arkadia, tentu saja karena kecantikan dan bentuk tubuhnya yang luar biasa. Banyak pria yang sedang mengejarnya, namun hal itu hanya sampai dia menunjukan bentuk aslinya yang sebenarnya. Seorang Gorgon, maka para pria akan langsung meninggalkannya. Tapi anehnya, tetap saja banyak dari mereka yang masih menyukainya. Aku benar-benar tidak bisa mempercayainya."
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 907 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

ucap gadis itu memunguti bukunya yang jatuh dengan lembaran kertas milik Dirga Dirga hanya diam ditempatnya kala gadis tersebut membereskan kertas miliknya kemudian menyodorkannya kembali kepada dirinya "Duh maaf yah aku gak sengaja, aku buru-buru soalnya. Maaf yah!" Dirga belum sempat mengucapkan sepatah katapun gadis yang menabraknya barusan sudah melenggang pergi dari hadapannya
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Gadis itu menggerakan tangan dan kakinya seperti katak. "Heh! Bangun!" ucap Tita. Dia melempar tote bagnya ke atas ranjang. "Bentar Tit. Ngadem dulu," "Tat tit tat tit. Licin bener mulut lo nyebut nama gue begitu," Lea tertawa. Tita memang sangat tidak suka saat ada seseorang yang memanggilnya dengan 'Tit'. Menurut gadis itu, 'Tit' terdengar seperti kata mesum. Padahal itu 'kan memang namanya, duh.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

teriak Ocin seorang diri. Ocin mengacak-acak rambutnya sendiri dan sesekali memukuli tubuhnya. "Kenapa?! Kenapa aku hidup dengan kondisi fisik seperti ini?! Kenapa aku tidak berani melawan mereka bertiga?!" Ocin tertunduk lesu dengan kemarahan dan rasa sedih yang meluap-luap. Tanpa terasa air matanya mulai menetes terjun bebas ke tanah. Kini Ocin menyenderkan punggungnya kembali ke tembok. Sesekali menyeka air matanya yang hanya sedikit itu, Ocin menatap langit yang hampir sore itu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

Ia benar-benar tak ingin mempercayai apa yang didengar dan dilihatnya saat ini. Sementara Yogi dan Dirga bertengkar di lantai dasar mempermasalahkan dirinya, Alisya malah sedang menikmati malam ini di atas ranjang di kamar Reno. Keduanya saling bergumul, bertukar peluh diiringi desahan dan erangan Alisya. Tak pernah ia tahu, ada lelaki yang membela kehormatannya mati-matian, sedangkan dirinya sendiri sudah membenamkan kehormatannya di bawah kaki sang kekasih yang hanya memanfaatkan dirinya semata.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
Alegoria

Alegoria

“Iya, kalau tidak salah. Malam itu Lady Luna dan Gavin Marshall bertemu.” Bloody Supermoon adalah sebuah pesta untuk mengenang tragedi berdarah, sebuah tragedi tentang pengkhianatan kelompok partai kiri “Revolusioner” terhadap pemerintah dan keluarga Alegra. Peristiwa tersebut telah terjadi sekitar belasan tahun yang lalu dan menelan lebih dari satu juta rakyat Alegra. Disebut tragedi “Bloody Supermoon” karena peristiwa tersebut berlangsung pada malam supermoon, suatu malam yang indah ketika jarak bumi dan bulan begitu dekat dari biasanya. Malam yang indah itu berubah menjadi neraka ketika darah-darah tak berdosa, darah dari bangsa Great Alegra, membanjiri sungai-sungai dan lautan di sepanja
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Umpat ayahnya sembari memperlihatkan senyum yang menyeramkan. Tubuh Reviline bergetar dengan sendirinya menyadari bahwa ia tidak bisa menahan tangisnya terlalu lama. Kilas baliknya begitu cepat hingga jerit keputusan begitu terdengar dari telinganya. Berulang kali hingga frekuensinya mengecil dan kemudian menghilang. Potongan puzzle dimana setiap sudutnya begitu asbtrak, memori masa lalu yang kelam begitu kental didalamnya. Hingga dia melihat siluet orangtunya mulai mengabur dari pandangannya.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
Winter's Tale

Winter's Tale

Amanda Patricia Dexter Aku bersyukur di sisa hidupku aku bisa melaluinya dengan orang yang paling kucintai. Aku merasa tidak pantas untuknya.... Tapi aku ingin egois untuk terakhir kalinya. Aku tak akan melepasmu Austin. Aku membutuhkanmu.... Aku tahu ada satu gadis yang harus patah hati karena kebersamaan kita. Maaf Amanda aku menyayangimu tapi aku akan mengakhiri hidupku bersama Austin . Hanya untuk sisa umurku, bersabarlah... Amanda - Austin.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai tragédia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status