MY TREASURE
Tabu baginya mengungkit kata sakral tersebut dari lidah dan mulutnya yang selalu mengungkapkan hal rasional ketimbang rasa tak berwujud yang masih begitu ambigu tanpa definisi pasti, tetapi begitukah dia terhadap wanita yang kini pulas di sampingnya, di antara lengan kokohnya yang menjaga tubuh rapuh itu dengan hati-hati, seolah ia bisa saja menghancurkannya dalam satu tarikan napas.
Dengan posisi tangan menumpu kepala, Mike memer-hatikan bidadarinya yang terlelap. Dengkur halus, dan napasnya yang teratur mengisi ruangan, berpadu dengan detak jam di atas nakas yang menunjukkan pukul enam pagi. Dia menikmati setiap guliran waktu yang berputar lambat, seolah memerangkapnya pada satu dimensi. D
Hot Chapters