Sepiring Tumis Pepaya Muda
Rira Faradinamasakan ibupap piring habis makansuka bapak
Mata itu menatapku tajam.
"Iya, mbak," jawabku cepat.
"Maaf, apa kau tak takut lagi bertemu dengannya?"
"Trauma akan malam itu masih membekas, mbak. Tak semudah itu untuk melupakannya," ucapku.
"Aku mengerti, Zia. Maaf, jika pertanyaan tadi membuatmu teringat," sesalnya.
"Tak apa apa mbak. Aku hanya berusaha mencoba menerima keadaan," ucapku datar.
人気のチャプター