Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sabotaging My Walkout Queen

Sabotaging My Walkout Queen

Parang na-curious tuloy ako. Well, one of the highlights of T.U.M. was the twin four-storey slides installed in the atrium of the building so the students didn’t have to take the stairs to go down the ground floor. Instead, we could ride this giant slide whenever we were in rush or whenever we wanted to. From fourth to ground floor nga lang ito, walang papunta sa second at third floors.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Tangannya yang mungil terulur ke arah mereka, sementara di belakangnya, bayangan hitam besar berdiri, tak bergerak, tak bernapas, hanya menatap mereka dengan mata kosong yang bersinar merah. “Tumbal,” suara itu menggema, tak berasal dari mulut siapapun. “Kau tak bisa lari.” Lila duduk di lantai, tubuhnya menggigil memeluk selimut basah yang masih meneteskan darah. Bima mondar-mandir di ruang tamu, mencoba berpikir jernih meski pikirannya terus dihantui suara-suara dari gudang.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

"Dan sepertinya Rumi mati bukan karena tumbal, tapi karena--" "Apa, Mas? Kamu mulai berpikir negatif sama Mama, ya?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

Amanda berjalan pelan keluar dari kamar, takut Angga akan terbangun bila tidak hati-hati. "Auh!" Amanda meringis, memegangi pergelangan kaki yang terkilir. Ia berusaha untuk bangun sendiri, Perutnya benar-benar melilit minta diisi, bukannya berdiri Amanda malah terjatuh lagi dan tak sengaja menyenggol Guci hiasan di dekat tangga. "Astaga!" ucapnya terkejut lalu menutup mulut, takut Angga akan bangun dan kembali marah kepadanya.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

Tanya Maya kepada sesosok laki-laki itu. “Kamar itu! Setiap jum’at malam, kami akan meminta tumbal dari wilayah ini! Tak pandang usia, tak pandang jenis kelamin! Siapapun itu, Jika ada orang yang sekali saja menyebut nama kami pada saat jum’at malam, percayalah, orang itu akan lenyap seketika, hahaha” “Mengapa!? Mengapa kalian melakukan itu?”
1010.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
TWELVE

TWELVE

Fidela Rawnies : Oke Walaupun aku tidak yakin akan itu. Karena waktu sudah menunjukan jam masuk kuliah dan aku masih di perjalanan. Sengah jam kemudian, aku telah tiba di depan kampus tercinta. Aku berlari pelan memasuki perkarangan kampus. Aku harus cepat! Bruukkk!! Tubuhku menabrak seseorang dan terdengar suara benda jatuh. Mataku melotot sempurna saat menemukan kamera DSLR terjatuh dan hancur di hadapanku.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

Braghh!!!!!!!. Suaraku menjatuhkan sebuah kotak, kotak itu berisi foto polaroid kecil-kecil tentu fotonya random seketika terjatuh dan berantakan tanganku gemes ingin membereskannya tapi rasa raguku foto siapakah itu membuatku tak jadi membereskannya. Kenapa justru aku melamun takut akan sebuah tangisan yang menyiksaku lagi tanpa pikir panjang aku harus membereskan nya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

Perjanjian tumbal yang di buat oleh Alana dengan makhluk ghaib tersebut akhirnya membuat boomerang dirinya sendiri. Tubuh Alana mulai merosot ke bawah, menatap nanar wajahnya sendiri di cermin, wajahnya yang asli, wajah yang sangat menjijikkan dan tidak secantik yang di puji oleh orang-orang dan suaminya selama ini. Alana menangis dan mengusap wajahnya sendiri, dia benar-benar sangat ketakutan hingga membuatnya melemparkan sesuatu ke arah cermin tersebut dengan keras dan membuat cermin itu pecah seketika.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai tumbling
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status