Mantan Simpanan Ayah Mertua
Rusmiko157ya ampun pintu terkunci lagiasmara di balik pintulirik seperti wanitapengaman pintu
pesan Ranti.
“Iya. Hati-hati kalian, nggak usah ngebut,” balas Evita.
“Oya, satu lagi,” ucap Ranti yang baru saja berdiri.
“Apa?” Evita menengadah.
“Mandi!” kata wanita itu dengan tatapan memerintah.
Evita menunduk dan melihat pakaiannya, kemudian dia tertawa.
“Iya, nanti aku mandi kalau udah mood,” ujarnya.