Lucifer Guardian
"Jika Zois hancur, kita sepertinya bisa pindah kesana."
"Zois tidak akan hancur."
"Namanya Bumi ya."
"Cantik banget, warnanya biru, hijau, cerah seperti masa depanku."
"Seperti punya masa depan saja."
"Diamlah, berisik!" Seru Lucifer yang tampak tertidur dengan buku di wajahnya. Sontak saja perdebatan tiga anak perempuan yang tadinya sibuk berdebat terdiam saling tatap. Pandangan mereka yang tadinya terfokus menatap layar yang menampilkan cantiknya planet Bumi kini teralihkan. Salah satunya adalah Sasha, ia berjalan mendekati kakaknya. Rambut hitamnya yang panjang ia selipkan ke belakang daun telinganya agar tak menutupi wajah manisnya. Lengan baju hitamnya yang sepertiga ia naikkan seolah m
Bab Populer