Dear Joy
Ayolah, Amel, kamu tidak akan bisa membelinya meski kamu punya uang, bukan?
Dengan yakin aku memutuskan untuk menyimpan dan menggunakannya, hihihi!
“Joy, anggap saja kamu menghadiahkan aku ini, ya ….”
Lalu, ini dia—sebuah benda yang menjadi ‘tokoh utama’. Buku harian milik Joy yang ditulisnya. Dari sampulnya saja sudah terlihat bila ‘ini adalah milik gadis cantik’. Uhlala, aku benar-benar dibuat takjub. Bahkan hanya untuk urusan seperti ini, Joy sangat estetik.
Bab Populer