Boneka Tawanan Sang Penguasa
"Kau bisa yakin sesuka hatimu, Victor. Tapi dunia tidak bekerja hanya berdasarkan keyakinan. Kita harus berhati-hati. Tuduhan tanpa dasar hanya akan merusak posisi dan reputasi kita."
Sebelum Victor sempat membalas, pintu ruang kerja terbuka perlahan, membuat keduanya menoleh. Sesosok wanita tua masuk ke dalam ruangan, memegang boneka lusuh di tangannya. Penampilannya acak-acakan, dengan rambut kusut yang menjuntai hingga ke bahunya. Bajunya terlihat kusam dan sedikit terlalu besar untuk tubuh kurusnya.
Wanita itu menatap Victor dengan mata yang kosong namun penuh tuntutan. "Victor," suaranya serak, nyaris seperti bisikan. "Di mana boneka yang kau janjikan akan sampai?"
Bab Populer