Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

kelas Xiao Yan "Hemm kamu pintar bercerita juga?" "Aku suka melihat cara ayahku berbicara dengan para pembeli jadi aku suka menirukannya." "Hemm begitu ya." "Tuan, aku belum tahu nama anda. Bolehkah aku mengetahuinya?"tanya Xiao Yan tiba tiba "Zhi Shenzhen." Satu minggu berlalu, Xiao Yan akhirnya bisa melompat diantara pepohonan hutan meskipun ia belum bisa membangkitkan energi Qi miliknya. Zhi Shenzhen selalu memiliki caranya untuk melakukan hal tersebut.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai xiao qi
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai xiao qi
Baca
+Pustaka
LOVE: Nirvana & Hell

LOVE: Nirvana & Hell

kata Long Hua, dengan wajah tersenyumnya. Astaga. Feng Qian ingin dekat dengan Long Hua, tapi lupa memperkenalkan diri. Ia terlalu sibuk mengontrol perasaannya sendiri. "Ah, maaf." Feng Qian tersenyum kecut. "Namaku Xiao Qian." Feng Qian merasa nama itu lebih berkesan dibanding dengan namanya sendiri. Biasanya, Li Yuan memanggilnya demikian. "Nama yang bagus," puji Long Hua. "Xiao Qian. Aku akan mengingatnya."
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai xiao qi
Baca
+Pustaka
Happiness Marrie

Happiness Marrie

Mungkin Gu Xi adalah obat yang paling mujarab untuk kesembuhan adiknya itu, pikir Xia Long. "Umm, Xixi!" Si pemilik nama menoleh. "Apa aku boleh minta bantuan darimu?" tanya Xia Long ragu. Saat ini keduanya sedang duduk di luar sambil menikmati sekaleng soda dingin, sedangkan Xia Lien berada di dalam untuk mengambilkan cemilan. "Bantuan apa, Kak? Aku siap membantu apapun itu," sahut Gu Xi tulus.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai xiao qi
Baca
+Pustaka
Pembunuh Dewa Penentang Surga

Pembunuh Dewa Penentang Surga

Aku tersenyum tipis. Senyum yang nyaris tidak terlihat di balik goresan di wajahku. Mataku menatap lurus ke matanya. Menyampaikan rasa lelah yang mendalam. "Namaku... Xiao Bai." Harimau betina itu memiringkan kepalanya sedikit. Senyum samar, nyaris tak terlihat, muncul di moncongnya. Xiao Bai. Si Putih Kecil. Bodoh.
736 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai xiao qi
Baca
+Pustaka
Holding Onto His Distorted Love

Holding Onto His Distorted Love

Qin Yue, for some reason, felt peace after talking to him; she pulled her quilt and nuzzled in to sleep. By the time she woke up it was already noon; rubbing her misty eyes she walked down the stairs to hear Xiao Xi's muffled giggles. Sensing her approaching footsteps Xiao Xi stood up; casting her a smile she said, "Miss, look. The puppy Mr. Lu bought is here."
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 646 kali sebagai xiao qi
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Lu Jin Nian
Hey reader, authoress here! This is my debut novel- a twisted love story of Lu Sheng and Qin Yue. I hope you like it... Please give it a try, add to library if you like it and do tell me what you think about the story... Hoping to have a good journey in here! With Love, Lu Jin Nian
Jane
This one surely is a long read than I prefer but I can definitely say that it’s all worth it. Every page keeps my interest at its pique and the love story is one of the best on this app. Thank you Author.
Baca Semua Ulasan
Journey To Become The Strongest god

Journey To Become The Strongest god

Even the Xiao family couldn't find his trace until now, after they thought Xiao Chen was dead. "Then, is there anything else you want me to bring?" Xue Qiuyue asked, looking at Xiao Chen with a gentle smile on her face that she had never shown even to her teacher. Xiao Chen thought for a moment, then he did something without the woman next to Xue Qiuyue noticing. Xiao Chen's index finger was already on Xue Qiuyue's forehead, and within a few seconds, a light entered Xue Qiuyue's memory. The light merged with Xue Qiuyue's mind, which was shocked by the contents of the light given by Xiao Chen.
8.712.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 390 kali sebagai xiao qi
Baca
+Pustaka
Xiao, the Soulwaker

Xiao, the Soulwaker

Xiao approached near the older woman as she suggested to offer some help. “Let me help, oneechan. So we can prepare the food fast, and you could take care of your sister.” “Aw, no, Miss Xiao. This is my job.” “No, let me just help. It’s not like I shouldn’t do household chores, too,” Xiao insisted, just when she heard the door bell rang. “You have some guest, Miss Xiao?” asked Qin, as she also heard the sound of the door bell. “No, I am not expecting anyone today. Just Mr. Jake.”
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai xiao qi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status