SANG PEWARIS
Melihat Haniyah yang masih dilanda ketakutan, Zaliyah akhirnya membaca, “Rabbi ishrah li shadri, wa yassir li amri, wahlul ‘uqdatan min lisani, yafqahu qawli. Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku. Dan mudahkanlah urusanku. Lepaskanlah kekakuan dari lidahku. Agar mereka mengerti perkataanku.”
Haniyah mengikuti ucapan Zaliyah beberapa kali lalu dia mengakhiri dengan kalimat, “Allahumma yassir wa la tu’assir, mudahkanlah Yaa Allah jangan dipersulit.”
Zaliyah mengulas senyum. “Seperti yang aku bilang dulu, libatkan Allah dalam tiap urusan. Apalagi saat ini menyangkut hidup dan mati seseorang yang penting dalam hidup kamu. Suami kamu.”
Bab Populer