Wanita Kedua
“Itu hanya kesalahpahaman, Din, lagi pula sudah ku katakan semuanya sudah terselesaikan dengan baik.”
“Setelah memakan korban,” kata Dina dingin.
“Itu memang kesalahanku yang tidak men-“
“Dan kamu berpotensi untuk mengulanginya lagi, jika tetap memeliharanya di sisimu.”
“Demi Tuhan, Din, dia hanya gadis polos dan semua orang pasti punya kesalahan, jadi tidak ada salahnya kalau kita memberinya kesempatan kedua.”
“Apa dia tahu akibat kesalahan konyolnya itu hidup seorang anak tidak aakan baik-baik saja, dan bapaknya malah dengan bangga membelanya, wow… bukankah itu hebat.”
الفصول الرائجة